Cari

Agen Kaos Singo9 Art Solo

Agen Kaos Singo9 Art Solo
Anda berminat??
Hubungi : 081904555171 atau 081548671280

Selasa, 01 Desember 2009

Indonesia korban Penipuan...

Bohong, adalah kata yang tepat untuk setiap perkataan yang tidak sama dengan fakta yang ada. Meskipun itu menyakitkan seharusnya di katakan dengan jujur dan apa adanya. Jika di sampaikan dengan santun dan ikhlas setiap orang yang mendengarkan pasti tidak perlu pake emosi menerima fakta yang ada, mereka akan memaafkan dengan ikhlas pula. Namun jika disampaikan dengan sesuatu yang berbau menipu rakyat pastinya tidak akan di terima begitu saja meskipun sudah meminta maaf. Sederhana sekali sebenarnya untuk menyikapi sebuah kesalahan yang kita lakukan, namun jarang pejabat seperti itu dan berani mengungkapkan pada publik kesalahan yang telah di lakukannya. Tidak heran jika hingga saat ini publik semakin tidak percaya pada oknum2 pejabat siapapun dia meskipun dia orang yang sangat baik. Rakyat hanya tau jika menjadi pejabat haruslah jadi orang yang baik dan bersikaplah santun pada rakyat jika ingin di perhatikan rakyat.
Negara ini telah lama menjadi korban penipuan yang di lakukan sendiri oleh pejabat2 pemerintahannya. Akhir2 ini semakin marak para penipu2 itu terbongkar semua ulahnya hingga menjadikan geger negara ini. Century Gate, inilah kasus terakhir yang terbesar yang mulai menunjukkan kejelasaanya setelah Kriminalisasi KPK kemarin meskipun hingga sekarang belulah usai. Mahasiswa sudah mulai gerah dengan ulah para oknum2 penipu bangsa ini, mulai dari kong kalikong dengan penjahat hingga pungutan liar pada rakyat kecil. Kapan Indonesia akan makmur jika negara ini di tipu dan di bohongi sendiri oleh pejabat2nya ????
Terutama dalam penanganan kasus2 hukum aparat2 yang seharusnya melaksanakan penegakan hukum dengan jujur malah berulah dengan memberikan peluang korupsi dan nepotisme serta perdagangan kasus hingga muncul banyak sekali markus2. Jika hal ini di biarkan maka tamatlah diwayat negara ini.


[selengkapnya...]

Kamis, 26 November 2009

MK=Mahakamah Keadilan sebenarnya, MA=Mahkamah Adat

Siapa tidak pernah dengar MK (Mahkamah Konstitusi) pimpinan Mahfud MD. Setelah mendobrak tembok hukum yang kokoh dan konyol di negara ini, kembali MK menunjukkan tajinya sebagai Mahkamah Keadilan yang sebenarnya. UU tentang pimpinan KPK telah dihapus agar tidak mudah di obok2 oleh orang2 yang tidak suka dengan kinerja KPK dalam memberangus praktek Korupsi. Bibit-Chandra siap kemblai memimpin KPK untuk perang melawan kejahatan terhadap rakyat yang berlabelkan KORUPSI. para BOS yang menjadi pejabat negara merupakan bagian2 yang rawan akan praktek haram ini, mereka harus diawasi kalo perlu di sadap meskipun itu tidak adad keterangan penyadapan. Jika menyadap harus memberikan pemberitahuan gak bakalan korupsi akan hilang karena mereka akan lebih pintar untuk mencari alternatif lain dalam berkomunikasi. KPK, maju terus pantang mundur, jadilah pejuang keadilan untuk rakyat yang sengsara akibat ulah para pejabat. . Kami akan selalu di belakangmu untuk mendukungmu menegakkan keadilan yang nyata.
Tidak kalah dengan MK, MA akhirnya mengabulkan penghapusan UN agar keadilan tetap terjada untuk masyarakat bawah dalam hal kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi. UN yang penuh praktek tidak adil telah hilang dari sistem pendidikan ini, standart nasional tidak begitu penting untuk melihat sampai mana tingkat pendidikan para pemuda kita namun hasil karya merekalah yang akan membuktikan tingkat pendidikan dan keahlian mereka masing. UN bisa di lakukan jika sudah ada pemerataan guru yang berstandart nasional, gedung2 sekolah yang semua memadai dan dan standart nasional, sistem informasi yang sudah bisa di jangkau oleh para siswa si seluruh indonesia dengan mudah, biaya sekolah yang tidak lagi merisaukan para orang tua hingga mereka bisa membayarnya, fasilitas yang merata dan sama untuk semua sekolah. Jika itu semua bisa disediakan oleh pemerintah, silahkan adakan UN karena tidak ada lagi kesenjangan sosial dan pendidikan. Ini indonesia bukan Amerika !!! kita punya pola pikir sendiri dari negara lain, kita beda kita istimewa. Tidak sembarangan negara bisa memahami Indonesia namun Indonesia bisa memahami semua negara.
Jika MA nanti bisa mengabulkan PK yang diajukan pemerintah lagi berarti MA akan menjadi Mahkamah Adat yang akan selalu melakukan adat pemerintah untuk menindas rakyat.
Biarkan para pengusaha lembaga pendidikan marah, masa bodoh dengan mereka yang ikut2an memanfaatkan keadaan demi rupiah. Lihat rakyatmu yang masih di serang kebodohan akibat diskriminasi pendidikan yang tidak bisa diatur oleh pemerintah. DENGARKAN KELUAHAN RAKYAT JANGAN DENGARKAN TERIAKAN PEJABAT !!!!!
Jadilah aparat rakyat bukan aparat pemerintah...
jadilah pejuang rakyat bukan pejuang pemerintah...


[selengkapnya...]

Selasa, 24 November 2009

1 minggu waktu yang sia-sia....

Dengan berdebar-debar menunggu waktu yang di janjikan untuk memberi keterangan yang sesuai harapan, eh akhirnya kecewa juga. Tidak ada ketegasan sama sekali untuk menunjukkan memang seorang presiden. Dengan berbagai dalih tidak mau mencampuri urusan yang diluar kewenangannya yang mana lembaga-lembaga tersebut juga di bawahnya dan agar semua senang ternyata benar-benar terjadi sebuah kekecewaan pada lapisan masyarakat bawah. Memang hukum di negara ini susah untuk di mengerti, masih mending hukum rimba yang jelas siapa yang kuat itulah yang menang. Tertawalah orang-orang yang terlibat penghancuran negara ini.
Berdasarkan pendapat saya jika saya bisa mengambil keputusan saya akan :
1. Menghentikan kasus bibit-chandra dengan tidak ada alasan dan kata2 "jika". TEGAS!!!!, dan menghindari penyelesaian kasus yang sama2 senang.
2. Aktifkan kembali Bibit-Chandra untuk menuntaskan kasus MASARO DAN BANK CENTURY
3. Pecat KAPOLRI DAN SEMUA JAJARANNYA YANG TERLIBAT, SERTA TES ULANG PSIKOLOGIS PEJABAT POLRI. Jika Mental nya buruk langsung ganti dan suruh BERSUMPAH DI BAWAH KITAB di depan RAKYAT. Kalo perlu sumpah pocong, jika melanggar sita semua hartanya tinggalkan seperlunya untuk hidup mereka.
4. Demikain juga JAKSA AGUNG dan anak buahnya di perlakukan sama denga Institusi POLRI
5. CABUT SEMUA IJIN PENGACARA YANG BERMENTAL BUSUK.
6. BERSIHKAN MARKUS YANG ADA DI PENGADILAN DAN KEPOLISIAN sebersih2nya
7. PISAHKAN SEMUA KARYAWAN ANTAR LEMBAGA, misal penyidik polri tidak boleh jadi penyidik KPK, dsb.
8. PERJELAS BATASAN KEWENANGAN POLRI, KPK, KEJAKSAAN dan susun supaya berkesinambungan dan saling mendukung.
9. GANTUNG ORANG2 seperti ANGGODO, itu virus yang tidak susah di lumpuhkan.
10. PERKUAT MK dan MA untuk mengawasi 3 lambaga pelaksana peradilan yaitu POLRI, KPK, KEJAKSAAN.
11. GANTI SRI MULYANI DAN BUDIONO.
12. BATASI DEMOKRASI YANG BERKEMBANG DI NEGARA INI, KARENA INI INDONESIA !!! BUKAN AMERIKA ATAU NEGARA LAIN.
13. BERSIKAP JANTAN, TIDAK PLINPLAN, TIDAK LAMBAN, JELI MELIHAT MASALAH, BISA MENGUTAMAKAN MANA YANG PENTING DAN TIDAK PENTING, TIDAK KENAL TAKUT BERJALAN DI ATAS KEBENARAN, UTAMAKAN RAKYAT BUKAN PEJABAT DAN PENJILAT.
14. UTAMAKAN URUSAN NEGARA BUKAN PARTAI.

Berani bertaruh nyawa untuk kepentingan negara adalah hal yang tidak mungkin lagi di lakukan oleh seorang pemimpin di negara ini karena menurut saya jaman sekarang adalah jamannya orang2 yang hampir tidak tau makna pengorbanan.
Apa yang akan terjadi yang pasti sudah ada di tangan Allah SWT, kita hanya harus berusaha secepat mungkin, semaksimal mungkin dan kita perlu berkorban untuk itu.


[selengkapnya...]