ROY SURYO...siapa orang awam yang gak ngerti dengan nama ini ???
setiap orang pasti banyak yang tau siapa dia dan bagaimana sepak terjang dia di dunia pertelevisian. Dikenalkan oleh media sebagai seorang pakar telematika dan selalu diagung2kan manakala ada kasus2 tentang pornografi...apakah hanya dengan modal photoshop itu bisa menjadi pakar ???? ataukah ada hal lain yang bisa menjadikan kita seorang pakar ????
yang pasti ROY SURYO tidak memiliki riwayat IT yang memadai untuk menjadi seorang pakar telematika.
Kasus terakhir kabarnya sang pakar ini menyebar luaskan foto2 manohara tanpa ijin sama sekali. PAKAR MODEL APA ITU ???
PRITA bisa terjerat hukum gara2 UU ITE yang mana sebanarnya itu bukan salah dia dan dia mengungkapkan hal yang benar atas perlakuan RS OMNI INT. yang lebih buruk dari puskesmas itu. Tapi hal yang dilakukan pakar ini lebih memalukan dan dia sendiri dulu kayaknya ikut campur tangan dalam pembuatan UU ITE itu sendiri.
MAU DIAPAKAN ORANG SEPERTI INI ??? alangkah sombongnya dia kalo setiap tindakannya selalu dianggap bener, setelah dulu menuduh para blogger dengan hal yang tidak mengenakkan di telinga para blogger.
SADARLAH ROY....kamu mau jadi anggota DPR tapi kelakuanmu masih saja sama dan tidak berubah...gimana mau ngurus rakyat ??? jangan2 nanti kamu di tempatkan di komisi yang khusus membahas masalah bokep...aduh...hancurlah negara ini.....
Kamis, 25 Juni 2009
TKI...oh TKI..
PAHLAWAN DEVISA itulah sebutan negara pada mereka, manakala mereka mendapat tempat yang enak dan sukses dalam melakukan kerjaannya. Tapi kita liat apa yang bisa diperbuat negara atas mereka manakala mereka menerima musibah yang sangat2 mengerikan, hanya berusaha seadanya biar tidak menjadi berita yang miring buat negara. apa kah itu sebuah imbalan yang pantas atas sebutannya ????
TIDAK. itu mirip eksploitasi nama, di sanjung2 hingga banyak sekali yang berkeinginan bekerje ke luar negeri dengan harapan bisa meningkatkan devisa negara namun setelah mereka disana tidakada jaminan keamanan yang memadai. masihkan mereka bisa di kembalikan ke ruma mereka masing2 dengan jamina penghidupan yang layak manakala mereka sudah tidak berdaya lagi ?????
APAKAH BISA NEGARA INI MENGEMBALIKAN MEREKA untuk bekerja di dalam negeri yang mana sebenarnya kelayakan hidup mereka ada ditangan negara ???
hanya angan2 yang terlalu muluk2 bagi negara dengan jati diri rendah seperti kita. KAPAN KITA BISA KEMBALIKAN JATI DIRI KITA HINGGA DIHARGAI OLEH NEGARA SEBESAR AS SEPERTI DULU ?????!!!!!
TIDAK. itu mirip eksploitasi nama, di sanjung2 hingga banyak sekali yang berkeinginan bekerje ke luar negeri dengan harapan bisa meningkatkan devisa negara namun setelah mereka disana tidakada jaminan keamanan yang memadai. masihkan mereka bisa di kembalikan ke ruma mereka masing2 dengan jamina penghidupan yang layak manakala mereka sudah tidak berdaya lagi ?????
APAKAH BISA NEGARA INI MENGEMBALIKAN MEREKA untuk bekerja di dalam negeri yang mana sebenarnya kelayakan hidup mereka ada ditangan negara ???
hanya angan2 yang terlalu muluk2 bagi negara dengan jati diri rendah seperti kita. KAPAN KITA BISA KEMBALIKAN JATI DIRI KITA HINGGA DIHARGAI OLEH NEGARA SEBESAR AS SEPERTI DULU ?????!!!!!
Senin, 15 Juni 2009
KBRI oh..... KBRI !!!
Setelah Siti Hajar yang begitu sakit menerima siksaan dari tuan yang BEJAT sekarang muncul lagi kasus TKI di Malaysia yang mana lebih tidak bisa dimengerti.
Adalah ONIS TKI asal Kab. Bandung Jabar yang ditemukan meninggal gantung diri.
Kabar simpang siurpun terjadi, dari PJTKI "PT Samudra Pasifik" yang tidak terdaftar di DEPLU, PJTKI salah tujuan penempatan hingga DEPLU TIDAK TAU KEMATIAN ONIS.
Ironis memang, mereka pergi keluar negeri dangan niat mencari penghasilan yang layak namun hasilnya nyawa melayang. Tidak mungkin ada asap kalo tidak ada titik apinya, tidak mungkin semua kejadian tidak ada penyebabnya. Sangat aneh jika seseorang tau2 gantung diri tanpa alasan yang sangat kuat, dugaan sementara adalah masalah keluarga namun hal itu kayaknya sangat2 sederhana mengingat ONIS lama tidak pulang dan tidak memberikan kabar. ADA APA DENGAN ONIS dan KELUARGA MAJIKANNYA???
Legal atau tidak yang pasti mereka memberikan devisa bagi Indonesia dan merekapun kerap di sebut pahlawan devisa. Namun mereka tidak mendapatkan perlindungan yang layak dari Negara yang sebagai warga yang seharusnya mereka diperlakukan khusus karena mereka disebut sebagai PAHLAWAN. Apakah PAHLAWAN HANYA SEBUTAN disaat mereka hidup layak ??? namun saat mereka tertimpa musibah apakah mereka diperlakukan LAYAKNYA SEORANG PAHLAWAN ??? saya juga tidak yakin.
Memang hanya sebagian kecil saja yang tertimpa seperti itu namun karena sebagian kecil itulah seharusnya pemerintah melalui KBRI bisa memberikan pelayanan yang lebih baik ..!!! jangan hanya dilayani kalau hari tidak libur saja.....
KBRI adalah pelayan masyarakat rantau yang harus melindungi mereka disana sebagai wakil dari pemerintah bukan hanya sebagai pajangan saja dan bukan hanya penonton saja. HARUS AKTIF BUKAN PASIF. Kalo tidak dilapori ya tidak tau......terus ngapain aja disana....
HANYA ALLAH YANG TAU yang pasti MOHON KBRI DIMANANPUN BERADA, LINDUNGILAH MEREKA2 YANG MERANTAU DAN KARENA MEREKA JUALAH YANG MEMBERIKAN SEBAGIAN PENGHASILAN MEREKA UNTUK MEMBERIKAN HIDUP LAYAK BAGI KALIAN. DARI PAJAK MEREKA LAH KALIAN BISA HIDUP. JANGAN BANGGA MENJADI PEJABAT TAPI JABATAN ADALAH TANGGUNG JAWAB YANG BESAR DAN AKAN DITANYA KELAK DI AKHIRAT.
Adalah ONIS TKI asal Kab. Bandung Jabar yang ditemukan meninggal gantung diri.
Kabar simpang siurpun terjadi, dari PJTKI "PT Samudra Pasifik" yang tidak terdaftar di DEPLU, PJTKI salah tujuan penempatan hingga DEPLU TIDAK TAU KEMATIAN ONIS.
Ironis memang, mereka pergi keluar negeri dangan niat mencari penghasilan yang layak namun hasilnya nyawa melayang. Tidak mungkin ada asap kalo tidak ada titik apinya, tidak mungkin semua kejadian tidak ada penyebabnya. Sangat aneh jika seseorang tau2 gantung diri tanpa alasan yang sangat kuat, dugaan sementara adalah masalah keluarga namun hal itu kayaknya sangat2 sederhana mengingat ONIS lama tidak pulang dan tidak memberikan kabar. ADA APA DENGAN ONIS dan KELUARGA MAJIKANNYA???
Legal atau tidak yang pasti mereka memberikan devisa bagi Indonesia dan merekapun kerap di sebut pahlawan devisa. Namun mereka tidak mendapatkan perlindungan yang layak dari Negara yang sebagai warga yang seharusnya mereka diperlakukan khusus karena mereka disebut sebagai PAHLAWAN. Apakah PAHLAWAN HANYA SEBUTAN disaat mereka hidup layak ??? namun saat mereka tertimpa musibah apakah mereka diperlakukan LAYAKNYA SEORANG PAHLAWAN ??? saya juga tidak yakin.
Memang hanya sebagian kecil saja yang tertimpa seperti itu namun karena sebagian kecil itulah seharusnya pemerintah melalui KBRI bisa memberikan pelayanan yang lebih baik ..!!! jangan hanya dilayani kalau hari tidak libur saja.....
KBRI adalah pelayan masyarakat rantau yang harus melindungi mereka disana sebagai wakil dari pemerintah bukan hanya sebagai pajangan saja dan bukan hanya penonton saja. HARUS AKTIF BUKAN PASIF. Kalo tidak dilapori ya tidak tau......terus ngapain aja disana....
HANYA ALLAH YANG TAU yang pasti MOHON KBRI DIMANANPUN BERADA, LINDUNGILAH MEREKA2 YANG MERANTAU DAN KARENA MEREKA JUALAH YANG MEMBERIKAN SEBAGIAN PENGHASILAN MEREKA UNTUK MEMBERIKAN HIDUP LAYAK BAGI KALIAN. DARI PAJAK MEREKA LAH KALIAN BISA HIDUP. JANGAN BANGGA MENJADI PEJABAT TAPI JABATAN ADALAH TANGGUNG JAWAB YANG BESAR DAN AKAN DITANYA KELAK DI AKHIRAT.
Langganan:
Postingan (Atom)